Malang – Jerawat kadang sudah kempes, tetapi bekasnya masih tertinggal. Ada yang meninggalkan noda merah, ada juga yang menjadi cokelat atau kehitaman.
Walaupun sama-sama disebut bekas jerawat, penyebab keduanya berbeda. Karena itu, waktu hilangnya juga tidak selalu sama.
Bekas jerawat merah biasanya terjadi karena kulit masih mengalami sisa peradangan setelah jerawat sembuh. Pada kondisi ini, pembuluh darah kecil di kulit masih tampak lebih jelas sehingga bekas jerawat terlihat merah atau kemerahan.
Bekas seperti ini dapat tampak makin jelas saat wajah terkena panas, setelah olahraga, atau ketika kulit sedang iritasi.
Sementara itu, bekas jerawat hitam terjadi karena kulit memproduksi pigmen lebih banyak setelah mengalami peradangan. Pigmen inilah yang membuat bekas jerawat tampak cokelat atau kehitaman.
Bekas hitam sering lebih mudah terlihat pada kulit sawo matang hingga gelap, dan dapat bertahan lebih lama bila sering terkena sinar matahari.
Kenapa Hilangnya Bisa Lama?
- Jerawatnya masih sering muncul: Kalau jerawat baru terus muncul, bekas baru juga akan terus terbentuk.
- Jerawat sering dipencet: Memencet jerawat bisa membuat peradangan semakin berat dan bekas lebih sulit hilang.
- Sering terkena sinar matahari: Sinar matahari dapat membuat bekas hitam tampak semakin gelap.
- Kulit sedang iritasi: Terlalu banyak memakai produk aktif atau eksfoliasi berlebihan dapat membuat kulit meradang dan memperlama pemulihan.
- Jenis kulit berbeda-beda: Setiap orang punya waktu pemulihan kulit yang tidak sama.
Apa yang Bisa Dilakukan?
- Atasi jerawat aktif terlebih dahulu. Jangan hanya fokus pada bekasnya: Kalau jerawat belum terkontrol, bekas baru akan terus muncul.
- Gunakan sunscreen setiap pagi: Sunscreen membantu mencegah bekas hitam semakin gelap dan membantu kulit pulih lebih baik.
- Jangan memencet jerawat.: Biarkan jerawat ditangani dengan obat yang sesuai. Memencet jerawat justru meningkatkan risiko bekas.
- Pilih skincare yang lembut: Hindari terlalu banyak produk sekaligus. Kulit yang iritasi akan lebih sulit membaik.
- Gunakan bahan aktif secara bertahap: Produk untuk bekas jerawat sebaiknya digunakan perlahan, tidak langsung banyak dalam satu waktu.
Kapan Perlu ke Dokter?
- Bekas jerawat tidak membaik setelah beberapa bulan.
- Jerawat masih sering meradang dan nyeri.
- Mulai muncul bopeng atau cekungan.
- Kulit menjadi perih, merah, atau mengelupas setelah memakai skincare.
- Bekas jerawat semakin banyak dan mengganggu penampilan.
Pesan Dokter Dhelya:
Bekas jerawat merah dan hitam berbeda penyebabnya. Bekas merah biasanya berkaitan dengan sisa peradangan, sedangkan bekas hitam berkaitan dengan pigmen kulit.
Jangan terburu-buru memakai banyak produk pencerah. Lebih baik atasi jerawat aktif, gunakan sunscreen, dan konsultasikan bila bekas tidak kunjung membaik. (*)
Sumber: TIMES Indonesia