MALANG – Inovasi di bidang kesehatan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang (FK UB). Dalam rangka Dies Natalis FK UB ke- 52 tahun 2026 yang digelar di Gedung Samantha Krida UB, Dr. dr. Dhelya Widasmara, Sp.DVE, Subsp.DT, MMRS berhasil meraih Penghargaan Inovasi melalui pengembangan aplikasi Kuesta dan Remindr.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam menciptakan solusi digital di bidang promosi kesehatan. Aplikasi Kuesta dan Remindr dirancang sebagai platform edukasi, pemantauan, serta pengingat kesehatan berbasis teknologi digital yang mudah diakses oleh masyarakat.

Dr. Dhelya menjelaskan bahwa inovasi ini berangkat dari kebutuhan masyarakat akan informasi kesehatan yang praktis, terpercaya, dan berkelanjutan.

“Kami melihat bahwa tantangan terbesar dalam promosi kesehatan adalah menjaga konsistensi perilaku sehat. Melalui Kuesta dan Remindr, kami mencoba menghadirkan solusi yang tidak hanya edukatif, tetapi juga mampu mengingatkan dan memantau kebiasaan kesehatan pengguna,” ujarnya.

Aplikasi ini mengusung pendekatan promotif dan preventif dengan menyajikan informasi kesehatan yang interaktif dan relevan. Selain itu, fitur pengingat (reminder) menjadi nilai tambah dalam membantu pengguna menjaga kepatuhan terhadap jadwal perawatan maupun gaya hidup sehat.

Menurutnya, integrasi teknologi dalam dunia kesehatan menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan era digital, terutama dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

“Inovasi kesehatan harus adaptif. Teknologi digital memungkinkan pesan kesehatan menjangkau lebih luas, lebih cepat, dan lebih personal. Ini yang kami dorong melalui pengembangan aplikasi ini,” tambahnya.

Keberhasilan ini juga menjadi bukti sinergi antara keilmuan medis, teknologi, dan komunikasi publik. Tidak hanya sebagai akademisi, Dr. Dhelya dikenal aktif sebagai influencer promosi kesehatan, khususnya di bidang dermatologi, dengan konsisten menyampaikan edukasi berbasis bukti ilmiah melalui berbagai platform media.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat peran FK UB dalam mendorong transformasi promosi kesehatan yang inovatif dan berkelanjutan di Indonesia.

Diketahui, Dr. dr. Dhelya Widasmara, Sp.DVE, Subsp.DT, MMRS merupakan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya sekaligus dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika. Ia memiliki kompetensi subspesialis di bidang dermatologi tropis serta latar belakang manajemen rumah sakit (MMRS).

Selain aktif di dunia akademik dan klinis, Dr. Dhelya juga dikenal sebagai influencer kesehatan yang fokus pada edukasi kulit dan penyakit dermatologi. Ia secara konsisten menyampaikan informasi kesehatan yang kredibel dan berbasis evidence melalui media sosial dan berbagai platform digital, sehingga menjangkau masyarakat luas.

Kontribusinya dalam menggabungkan ilmu kedokteran, teknologi, dan komunikasi publik menjadikannya salah satu figur penting dalam pengembangan promosi kesehatan digital di Indonesia. (*)

Sumber: TIMES Indonesia

 

Leave a comment